Unsur intrinsik novel

Unsur intrinsik novel terdiri dari beberapa unsur seperti tema, penokohan, latar, alur, dan sudut pandang. Dan berikut ini sedikit penjelasan dari masing-masing unsur tersebut.

Tema
Tema merupakan gagasan utama yang mendasari sebuah novel. Banyak cara untuk menampilkan tema ini beberapa diantaranya adalah dengan pelukisan latar dan sifat tokoh. Salah satu contoh tema novel adalah tema percintaan seperti novel Sitti Nurbaya dan banyak lagi contoh tema lainnya.

Penokohan
Penokohan adalah pemberian watak kepada peran di dalam sebuah novel. Dalam sebuah novel tokoh diperankan secara lengkap baik lahiriah maupun batiniah. Sehingga tokoh yang diperankan seperti layaknya manusia di dunia nyata yang memiliki sifat-sifat seperti pemarah, rajin, pintar, baik, dll.

Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan pengarang untuk menampilkan watah dari tokoh novel.

Penggambaran bentuk lahiriah seperti keadaan fisik, tingkah dan cara berpakaian.
Penggambaran jalan pikiran tokoh.
PEnggambaran melalui reaksi tokoh terhadap hal atau peristiwa tertentu.
Penggambaran lingkungan atau keadaan sekitar tokoh.

Jika di lihat dari wataknya tokoh dibagi menjadi tokoh antagonis sebagai penimbul konflik dan tokoh protagonis yang berwatak baik, benar dan tidak jahat. Sedangkan dilihat dari kepentingannya terbagi menjadi tokoh pembantu dan tokoh utama.

Latar
Latar merupakan keterangan peristiwa kejadian yang berkaitan dengan waktu, ruang dan suasana.

Alur
Alur merupakan keseluruhan jalan peristiwa yang tersusun secara bagian-bagian sebuah novel. Ada 3 jenis alur yakni:
Alur maju (perkenalan, penampilan masalah, konflik, penyelesaian)
Alur mundur (diawali dengan tahap penyelesaian dan kemudian dilanjutkan oleh tahap lainnya.
Alur gabungan (merupakan gabungan antara maju dan mundur dengan alur konflik, perkenalan, kemudian penyelesaian)

Sudut pandang
Sudut pandang adalah cara pengarang untuk menyampaikan cerita. Untuk lebih jelasnya berikut jenis-jenis sudut pandang yang biasa digunakan.

Sudut pandang orang pertama pelaku utama, di sini pengarang menyebut atau menggambarkan tokoh utama ‘AKU’.
Sudut Pandang orang ketiga, pengarang menggunakan orang ketiga sebagai pelaku utama dengan menggunakan kata panggil orang ketiga seperti dia, ia atau nama orang.
Sudut pandang serba tahu, disini seolah-olah pengarang tahu semua watak tokoh yang dimainkan.
sumber : http://www.inoputro.com/2012/08/unsur-unsur-intrinsik-novel/

1 Komentar (+add yours?)

  1. Trackback: Unsur Intrinsik Novel Perahu Kertas « Bahasa Indonesia SMP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 898,301 hits
%d blogger menyukai ini: